Myth & Facts Retinol 101 Female Daily x Clinique

Myth Facts Retinol 101 Clinique Female Daily - Ankayama

Hi everyone, awal February kemarin aku diundang ke beauty event yang diadakan oleh Female Daily x Clinique membahas Myths & Facts Retinol 101 bersama dr. Arini Astasari sebagai narasumber yang bermanfaat banget bagi yang punya concern anti-aging dalam skincare. Suka deh acaranya, bisa dibilang cukup intimate, tapi padet isinya. Dihadiri juga oleh beberapa beauty influencer dan FD members, salah satunya Anggie yang biasanya kita cuma ngobrol online di kolom komen FDapp :’)

Nah acaranya sendiri bentuknya interaktif, ada quiz dan dijawab dengan penjelasan langsung dari dr. Arini dan mbak Nurul Sulisto dari Clinique. Pertanyaannya banyak yang tricky tentang Retinol dan kita disuruh nebak – is it Myth or Fact. Berikut ini aku list semua pertanyaan yang aku inget dan nyangkut di kepalaku:

  • Retinol dapat digunakan sejak usia 17 tahun: aslinya aku pikir ini mitos karena disesuaikan dengan kubutuhan kulit kalo belum perlu kenapa pakai. Ternyata jawabannya FACT, product anti aging dapat digunakan sedini mungkin. Ohh baikk, aku baru pake retinol umur 32 — akhir.
  • Retinol dan Retinoic Acid tidak dapat digunakan pada kulit sangat sensitive: MYTH. Retinol bisa digunakan pada kulit sensitif dengan persentase yang benar.
  • Semakin “banyak” menggunakan Retinol hasilnya semakin baik: I thought it’s a MYTH but IT’S FACT. Analoginya gini, kalo kita pakai dari konsentrasi rendah, semakin lama kita juga akan hit a plateu dimana produk tersebut hasilnya stagnan. Nah disitu saatnya untuk level up untuk dapat hasil yang lebih noticable. Jadi bukan semakin banyak dalam arti harafiah sebotol langsung taro di muka.
  • Retinol bisa bikin kulit tipis: MYTH. Justru Retinol bekerja membantu proses regenarasi kulit dari dalam agar selalu ada kulit sehat baru yang tumbuh.
  • Retinol dapat dipakai di area mata: FACT. Tapi kan kulit area mata berbeda dengan wajah? True. Nah maka dari itu bisa pakai konsentrasi yang lebih rendah daripada di keseluruhan wajah. Pas tanya dr. Arini tentang plant derived retinol menurut beliau sah-sah aja, bedanya less potency tapi jadi bisa dipakai di area kulit yang sensitif, mata contohnya.
  • Retinol aman digunakan untuk kulit berjerawat: FACT. Retinol dan Retinoid Acid pada umumnya lebih dikenal sebagai treatment prescribed terhadap permasalahan jerawat, gak hanya aman tapi juga membantu produksi sebum jadi lebih seimbang, dan untuk kulit berminya dan clog pores Retinol can be a great help
  • Retinol bisa menimbulkan purging: FACT. Kok bisa ya sampai purging? Karena Retinol bekerja dari lapisan dalam kulit dengan cara memperbaiki dan membantu regenerasi jadi kalo tiba-tiba kamu bruntusan atau jerawatan sebetulnya memang sudah ada tapi mendem. Dengan cara ini Retinol membantu kulit baru naik ke atas. Purging biasanya berlangsung antara 4-6 minggu.
  • Untuk mature skin yang usianya di atas 50 dan belum pernah pakai retinol, apakah langsung pakai Retionic Acid atau mulai dari Retinol presentase rendah. Jawabannya, selalu mulai dari bawah lalu build up ke atas.
  • Menurut dr. Arini buat kulit2 Indonesia yang cenderung oily kalian akan baik-baik aja kok pakai Retinol. Biasanya yang sulit itu untuk very dry skin dengan iklim yang kering.

Nah, pas pulang kita dapet goodie bag berisi Clinique Fresh Pressed Daily Booster Vit C dan Overnight Booster Vit A (Retinol) untuk kita coba dan review. Resultnya gimana? Silakan dibaca disini untuk honest review dan pengalamanku.

Thank you Female Daily and Clinique for the chance!

X

Anya

More Beauty Events 🙂

 

Myth Facts Retinol 101 Clinique Female Daily - Ankayama

Myth Facts Retinol 101 Clinique Female Daily - Ankayama

Start the discussion

Leave a Reply